Rangkaian Sensor LDR
1.Latar Belakang[kembali]
Rangkaian Sensor LDR untuk saklar lampu otomatis merupakan rangkaian yang sederhana tapi bermanfaat guna pensaklaran otomatis berdasarkan intensitas cahaya (matahari).
Rangkaian Sensor LDR untuk saklar lampu otomatis merupakan rangkaian yang sederhana tapi bermanfaat guna pensaklaran otomatis berdasarkan intensitas cahaya (matahari).
LDR kepanjangan dari Light Depence
Resistance, yang mempunyai sifat nilai tahanan didalamnya dipengaruhi
oleh banyak sedikitnya intesitas cahaya yang masuk.
Semakin banyak cahaya yang terkena sensor ini
maka nilai resitansinya akan turun, dan sebaliknya semakin sedikit cahaya maka
nilai resistansinya akan naik.
Range nilai sensor LDR pada umumnya yaitu
antara 500Ω – 200kΩ.
2. Prinsip Kerja[kembali]
Untuk membuat lampu
otomatis, setidaknya kita butuh 5 komponen sebagai berikut:
· LDR,
berfungsi untuk mendeteksi cahaya. Rencananya : jika siang maka lampu mati,
jika malam lampu menyala.
· Potensiometer,
berfungsi untuk kalibrasi intensitas cahaya untuk menyalakan atau mematikan
lampu.
·
Transistor jenis NPN,
berfungsi sebagai sakelar elektrik untuk menghidupkan relay.
·
Resistor,
sebagai pengaman arus yang masuk ke transistor.
·
Relay,
berfungsi sebagai sakelar untuk menghidupkan lampu.
Setidaknya, kita hanya butuh 5 komponen untuk membuat sakelar
cahaya untuk menghidupkan lampu. Kelima komponen tersebut belum termasuk kabel
dan peralatan tambahan seperti tang untuk memotong, selotip (jika perlu), serta
solder dan timahnya. Dalam percobaan kali ini, kami akan men-simulasikan
rangkaian sakelar cahaya atau sensor cahaya untuk menghidupkan led dengan
sumber daya dari baterai.
3. Rangkaian LDR[kembali]
Cara kerja skema sakelar cahaya di atas yaitu : ketika cahaya terang, maka resistansi pada LDR akan berkurang sehingga tegangan antara basis dan emitor yang diwakili oleh resistor 330, sebagian resistansi VR, dan resistansi LDR lebih kecil daripada resistansi pada VR sebelah atas (antara basis ke positif). Sehingga transistor dalam keadaan tidak bekerja dan relay dalam kondisi terbuka.
Tapi ketika cahaya berkurang, maka resistansi meningkat dan sekaligus meningkat pula tegangan antara basis dan emitor. Kondisi ini membuat transistor aktif dan mengalirkan arus dari kolektor ke emitor. Karena arus yang mengalir melalui kolektor di seri dengan relay, maka relay akan ikut aktif. Aktifnya relay bisa kita manfaatkan untuk menghidupkan lampu dari PLN, atau dalam simulasi yang kami lakukan yaitu untuk menghidupkan led dengan baterai.
3. Rangkaian LDR[kembali]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar